Emil Audero Dilempar Flare Suporter Inter, Kemenangan Nerazzurri Tercoreng Insiden Memalukan

Insiden Emil Audero Dilempar Flare di Laga Inter vs Cremonese

Sultanbola – Kemenangan Inter Milan atas Cremonese pada lanjutan Liga Italia berubah menjadi sorotan negatif setelah Emil Audero dilempar flare oleh suporter Inter sendiri. Insiden tersebut terjadi dalam pertandingan yang digelar di Stadio Giovanni Zini, Minggu (1/2/2026), dan sempat menghentikan jalannya laga.

Inter Milan sukses membawa pulang tiga poin usai menang 2-0 atas Cremonese. Gol-gol Nerazzurri dicetak oleh Lautaro Martinez dan Piotr Zielinski, yang tampil efektif dalam mengunci kemenangan tim tamu. Sayangnya, hasil positif itu ternodai oleh tindakan tak terpuji dari oknum pendukung Inter.


Kronologi Emil Audero Dilempar Flare oleh Suporter Inter

Menurut Livebola88 Saat pertandingan berlangsung dan Inter berada dalam posisi unggul, sebuah flare tiba-tiba dilempar dari tribun suporter Inter ke arah area penjaga gawang. Emil Audero, yang tengah fokus mengawal gawang, menjadi korban dari aksi berbahaya tersebut.

Percikan api dari flare mengenai area dekat Audero dan menyebabkan sang kiper mengalami cedera ringan. Wasit sempat menghentikan pertandingan untuk memastikan kondisi pemain serta keamanan di lapangan. Beruntung, Audero masih dapat melanjutkan laga setelah mendapatkan perawatan.


Reaksi Emil Audero: Tenang dan Profesional

Meski menjadi korban, Emil Audero menunjukkan sikap yang patut diapresiasi. Ia tidak bereaksi berlebihan dan tetap menjaga profesionalisme sebagai pemain. Sikap tenang Audero mendapat banyak pujian, terutama dari publik sepak bola yang menilai ia mampu mengendalikan situasi sulit dengan kepala dingin.

Bagi Audero, insiden ini jelas bukan hal yang mudah. Namun, ia memilih tetap fokus membantu timnya menyelesaikan pertandingan hingga peluit akhir dibunyikan.


Giuseppe Marotta Mengecam Aksi Suporter Inter

Bos Inter Milan, Giuseppe Marotta, secara tegas mengecam aksi pelemparan flare tersebut. Ia menilai tindakan oknum suporter itu sangat merugikan klub dan tidak mencerminkan nilai-nilai Inter Milan.

Marotta menegaskan bahwa dukungan suporter seharusnya diberikan secara positif, bukan dengan cara membahayakan pemain. Ia juga meminta agar pihak berwenang mengusut pelaku pelemparan flare dan memberikan sanksi tegas sebagai efek jera.


Dampak Insiden Emil Audero Dilempar Flare bagi Inter Milan

Aksi pelemparan flare bukan hanya mencederai pemain, tetapi juga berpotensi membawa dampak serius bagi klub. Inter Milan terancam sanksi dari otoritas Liga Italia, mulai dari denda hingga pembatasan kehadiran suporter di laga tandang.

Lebih dari itu, citra Inter sebagai klub besar Italia ikut tercoreng akibat ulah segelintir oknum. Insiden ini kembali menegaskan pentingnya pengamanan stadion dan edukasi suporter agar sepak bola tetap menjadi tontonan yang aman dan nyaman.


Penutup: Sepak Bola Butuh Dukungan, Bukan Kekerasan

Kemenangan Inter Milan atas Cremonese seharusnya menjadi bahan evaluasi positif bagi tim. Namun, insiden Emil Audero dilempar flare oleh suporter Inter justru menjadi pengingat bahwa fanatisme tanpa batas dapat merusak esensi sepak bola itu sendiri.

Ke depan, semua pihak—klub, suporter, dan otoritas liga—harus bersama-sama menjaga agar lapangan hijau tetap menjadi tempat adu kualitas, bukan arena tindakan berbahaya yang mencederai pemain.

Hasil Cremonese vs Inter Milan: Emil Audero Tampil Heroik Meski Kalah 0-2

Cremonese vs Inter Milan: Ujian Berat Tim Promosi di Serie A

Sultanbola – Cremonese harus menerima hasil pahit saat menjamu Inter Milan dalam lanjutan Serie A. Bermain di Stadion Giovanni Zini, Senin (2/2) dini hari WIB, tim promosi tersebut tumbang dengan skor 0-2 dari sang pemuncak klasemen. Meski gagal meraih poin, Cremonese tetap meninggalkan kesan positif berkat penampilan gemilang Emil Audero di bawah mistar gawang.

Sejak awal laga, Inter Milan tampil dominan dan menunjukkan kualitas sebagai salah satu kandidat kuat juara musim ini. Sementara itu, Cremonese memilih bermain lebih rapat dan menunggu kesempatan lewat serangan balik.

Inter Milan Dominan Sejak Menit Awal

Menurut Livebola88 Tekanan dari Inter Milan terasa sejak peluit pertama dibunyikan. Kombinasi penguasaan bola dan pergerakan cepat lini depan I Nerazzurri membuat pertahanan Cremonese bekerja keras sepanjang pertandingan.

Gol pembuka Inter lahir dari skema serangan rapi yang akhirnya mampu menembus barisan belakang tuan rumah. Keunggulan tersebut membuat Inter semakin percaya diri dalam mengontrol jalannya laga.

Di babak kedua, Inter kembali menunjukkan efisiensi permainan. Satu gol tambahan berhasil dicetak untuk memastikan kemenangan 2-0, sekaligus menjaga posisi mereka tetap kokoh di puncak klasemen Serie A.

Emil Audero Jadi Sorotan Meski Cremonese Kalah

Di tengah tekanan tanpa henti dari Inter Milan, Emil Audero tampil luar biasa. Penjaga gawang Cremonese itu melakukan serangkaian penyelamatan krusial yang mencegah timnya kebobolan lebih banyak gol.

Beberapa peluang emas Inter, termasuk dari jarak dekat, berhasil dimentahkan berkat refleks cepat dan ketenangan Audero. Penampilannya menjadi pembeda, sekaligus alasan mengapa skor akhir tidak berakhir lebih telak.

Tanpa kontribusi signifikan dari Audero, Cremonese kemungkinan besar harus menelan kekalahan dengan margin yang jauh lebih besar.

Hasil Cremonese vs Inter Milan Jadi Modal Berharga

Walau gagal mengamankan poin, performa Cremonese—terutama Emil Audero—memberikan harapan untuk laga-laga berikutnya. Mental bertahan menghadapi tim besar seperti Inter bisa menjadi bekal penting dalam perjuangan mereka bertahan di Serie A.

Sementara bagi Inter Milan, kemenangan ini menegaskan konsistensi mereka dalam perburuan gelar. Tiga poin dari markas Cremonese semakin memperkuat posisi I Nerazzurri sebagai tim yang sulit dihentikan musim ini.

Como Lolos ke Perempat Final Coppa Italia Usai Kalahkan Fiorentina 3-1, Siap Tantang Napoli

Como Lolos ke Perempat Final Coppa Italia Setelah Singkirkan Fiorentina

Sultanbola – Como 1907 mencatatkan pencapaian penting di ajang Coppa Italia 2025/2026. Tim promosi tersebut berhasil memastikan tiket ke babak perempat final setelah menaklukkan Fiorentina dengan skor 3-1. Pertandingan babak 16 besar ini digelar di Stadion Artemio Franchi, Rabu (28/1/2026) dini hari WIB.

Bermain sebagai tim tamu, Como tampil penuh percaya diri dan sama sekali tidak terlihat inferior. Justru Fiorentina yang berstatus tuan rumah tampak kesulitan menghadapi permainan disiplin dan agresif yang diperagakan skuad asuhan Cesc Fàbregas.

Jalannya Pertandingan Fiorentina vs Como

Gol pembuka Como tercipta relatif cepat. Pada menit ke-12, serangan balik cepat yang dibangun dari lini tengah berhasil diselesaikan dengan sempurna oleh penyerang Como. Sepakan keras dari dalam kotak penalti tak mampu diantisipasi kiper Fiorentina.

Tertinggal satu gol, Fiorentina mencoba mengambil alih permainan dengan meningkatkan intensitas serangan. Namun, solidnya pertahanan Como membuat sejumlah peluang tuan rumah gagal berbuah gol. Alih-alih menyamakan kedudukan, Fiorentina justru kembali kebobolan pada menit ke-34 akibat kesalahan koordinasi lini belakang. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.

Babak Kedua: Fiorentina Bangkit, Como Tetap Efektif

Memasuki babak kedua, Fiorentina tampil lebih menekan. Usaha mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-58 lewat gol dari situasi bola mati yang memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.

Momentum tersebut sempat meningkatkan kepercayaan diri tuan rumah. Namun, Como menunjukkan kedewasaan bermain yang luar biasa. Tim tamu tidak panik dan tetap disiplin menjaga organisasi permainan.

Puncaknya terjadi pada menit ke-72. Melalui skema serangan rapi dan pergerakan tanpa bola yang efektif, Como mencetak gol ketiga yang sekaligus mematahkan semangat Fiorentina. Skor 3-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Kunci Kemenangan Como atas Fiorentina

Keberhasilan Como menyingkirkan Fiorentina tidak lepas dari beberapa faktor penting:

  • Disiplin taktik dan organisasi pertahanan yang solid
  • Efektivitas dalam memanfaatkan peluang
  • Mental bertanding kuat meski bermain di kandang lawan
  • Transisi serangan yang cepat dan terukur

Como mampu memaksimalkan setiap celah yang ditinggalkan Fiorentina, sekaligus meminimalkan kesalahan sendiri sepanjang pertandingan.

Siap Hadapi Napoli di Perempat Final Coppa Italia

Menurut Livebola88 Dengan hasil ini, Como resmi melaju ke perempat final Coppa Italia dan akan menghadapi tantangan besar berikutnya, yakni Napoli. Laga tersebut diprediksi berlangsung sengit mengingat Napoli merupakan salah satu kandidat kuat juara musim ini.

Meski berstatus underdog, performa impresif Como sejauh ini membuat Napoli tidak bisa memandang remeh lawannya. Jika mampu mempertahankan konsistensi permainan, Como berpeluang kembali menciptakan kejutan di kompetisi domestik Italia.

Cremonese vs Verona Berakhir 0-0, Emil Audero Tampil Konsisten

Sultanbola – Pertandingan Serie A antara Cremonese dan Hellas Verona menjadi salah satu laga yang banyak dibicarakan penggemar sepak bola Italia. Bermain di Stadion Giovanni Zini pada Selasa (20/1/2026) dini hari WIB, kedua tim harus puas berbagi satu poin setelah laga berakhir imbang tanpa gol.

Meski skor akhir 0-0, jalannya pertandingan tidak bisa dibilang membosankan. Kedua tim tampil dengan pendekatan berbeda, namun sama-sama gagal memaksimalkan peluang yang mereka miliki sepanjang 90 menit.


LIVEBOLA88 Soroti Jalannya Laga di Giovanni Zini

Sejak awal pertandingan, tempo permainan berjalan cukup cepat. Hellas Verona tampil lebih berani dalam menekan pertahanan tuan rumah. Sementara itu, Cremonese memilih bermain lebih sabar dengan mengandalkan penguasaan bola dan membangun serangan dari lini belakang.

Atmosfer stadion turut memberi energi bagi pemain Cremonese, meski tekanan dari tim tamu beberapa kali membuat barisan pertahanan tuan rumah harus bekerja keras.


Emil Audero Jadi Tumpuan Cremonese Sepanjang Pertandingan

Salah satu nama yang paling menonjol dalam laga ini adalah Emil Audero Mulyadi. Kiper Cremonese tersebut tampil penuh dan menunjukkan performa yang stabil di bawah mistar gawang. Beberapa peluang berbahaya Verona berhasil dimentahkan berkat refleks dan positioning yang tepat dari Audero.

Ketangguhan Emil Audero membuat Cremonese mampu menjaga clean sheet, meskipun terus mendapat tekanan terutama di babak kedua. Penampilannya menjadi salah satu catatan positif bagi tim tuan rumah dalam laga ini.


Verona Lebih Tajam, Namun Kurang Efektif

Dari sisi statistik, Hellas Verona sebenarnya lebih agresif. Tim tamu mencatatkan total 11 percobaan tembakan, dengan empat di antaranya mengarah ke gawang. Pola serangan cepat dan direct menjadi senjata utama Verona untuk membongkar pertahanan Cremonese.

Namun, buruknya penyelesaian akhir serta solidnya lini belakang Cremonese membuat peluang-peluang tersebut gagal berbuah gol. Verona pun harus menerima kenyataan pulang dengan satu poin.


Dominasi Penguasaan Bola Cremonese Tak Berbuah Gol

Cremonese unggul dalam hal ball possession dengan catatan 53 persen. Meski demikian, dominasi tersebut tidak diiringi kreativitas di sepertiga akhir lapangan. Tuan rumah hanya mampu melepaskan lima tembakan sepanjang laga dan kerap kehilangan momentum saat memasuki area berbahaya Verona.

Kurangnya variasi serangan membuat Cremonese kesulitan menciptakan peluang bersih yang benar-benar mengancam gawang lawan.


Evaluasi Hasil Imbang Tanpa Gol

Hasil imbang ini membuat kedua tim harus kembali mengevaluasi performa mereka. Cremonese patut puas dengan solidnya lini pertahanan dan performa Emil Audero, namun perlu meningkatkan ketajaman lini depan. Di sisi lain, Verona harus membenahi efektivitas serangan agar dominasi permainan tidak kembali terbuang sia-sia.

Bagi penggemar yang ingin mengikuti perkembangan Serie A secara konsisten, LIVEBOLA88 menjadi kata kunci penting untuk mendapatkan informasi skor, statistik, dan analisis pertandingan terkini.

Ivan Perisic Siap Balik ke Inter Milan, Bola188 Soroti Satu Misi Khusus

Bola188: Perisic Tak Sekadar Pulang, Tapi Punya Target Besar

Bola188 mengabarkan bahwa Ivan Perisic membuka pintu untuk kembali ke Inter Milan. Namun ini bukan sekadar reuni nostalgia. Winger asal Kroasia itu datang dengan satu misi jelas: membantu Inter kembali tampil dominan di Serie A dan kompetisi Eropa.

Kabar ini langsung membuat fans Nerazzurri ramai membicarakan potensi kembalinya pemain yang pernah menjadi bagian penting dari era kejayaan klub beberapa musim lalu.


Jejak Perisic Bersama Inter Milan

Ivan Perisic bukan sosok asing bagi publik Giuseppe Meazza. Ia pernah menjadi pemain kunci Inter, berkontribusi besar dalam perebutan gelar Serie A dan perjalanan di Eropa.

Kecepatannya, naluri menyerang, serta kemampuannya bermain di dua sisi lapangan membuat Perisic selalu menjadi opsi penting di era sebelumnya.

Sejarah skuad juara Inter Milan (internal link)


Alasan Perisic Ingin Kembali

Di usia yang tak lagi muda, Perisic justru merasa masih punya sesuatu yang belum tuntas. Ia ingin menutup kariernya dengan cerita yang bermakna, bukan sekadar pindah-pindah klub di akhir masa bermain.

Bagi Perisic, Inter bukan hanya klub lama, tapi tempat di mana ia merasa paling berkembang sebagai pemain.


Misi Khusus Perisic untuk Nerazzurri

Perisic datang bukan hanya untuk menambah jumlah pemain, tapi membawa peran:

  • Menambah kedalaman di sektor sayap
  • Menjadi mentor bagi pemain muda
  • Memberi pengalaman di laga-laga besar
  • Membantu Inter konsisten di papan atas

Ia ingin dikenal bukan hanya sebagai mantan bintang, tapi sebagai pemain yang memberi dampak nyata.


Kebutuhan Inter di Lini Sayap

Inter saat ini membutuhkan pemain berpengalaman yang siap pakai. Cedera, rotasi, dan jadwal padat membuat pelatih perlu sosok yang bisa langsung beradaptasi.

Perisic dinilai cocok karena:

  • Sudah mengenal klub
  • Tidak butuh adaptasi panjang
  • Berpengalaman di level tertinggi

Update transfer Inter Milan terbaru (internal link)


Tantangan Transfer Perisic

Meski keinginan sudah ada, proses transfer tetap penuh tantangan. Faktor usia, durasi kontrak, dan gaji menjadi bahan pertimbangan serius bagi manajemen Inter.

Namun jika kedua pihak menemukan titik tengah, kembalinya Perisic bisa menjadi kisah manis di akhir kariernya.


Kesimpulan Versi Bola188

Kesediaan Ivan Perisic untuk kembali ke Inter Milan bukan cerita biasa. Ia datang dengan misi, bukan sekadar kenangan. Dengan pengalaman dan mental juara, Perisic ingin membantu Inter tetap kompetitif.

Bola188 menilai, jika transfer ini terwujud, Inter bukan hanya mendapatkan pemain lama—tetapi sosok pemimpin di ruang ganti.

AS Roma Tersingkir dari Coppa Italia, livebola88 Soroti Kegagalan Giallorossi

Sultanbola – menjadi salah satu rujukan utama penggemar sepak bola setelah AS Roma tersingkir dari Coppa Italia secara mengejutkan. Kekalahan ini terasa menyakitkan karena turnamen tersebut selama ini dianggap sebagai peluang realistis bagi Giallorossi untuk meraih trofi. Alih-alih melaju jauh, Roma justru harus angkat koper lebih cepat dari yang diperkirakan.

Hasil ini langsung memicu berbagai reaksi, mulai dari kekecewaan suporter hingga evaluasi keras terhadap performa tim.


livebola88: Jalannya Laga yang Menghentikan Langkah AS Roma

Dalam pertandingan penentuan tersebut, AS Roma sebenarnya tampil cukup berani sejak menit awal. Penguasaan bola terjaga, tempo permainan coba dikendalikan, dan beberapa peluang sempat tercipta. Namun, masalah lama kembali muncul: penyelesaian akhir yang tidak maksimal.

Lawan justru tampil lebih efektif. Satu kesalahan kecil di lini belakang Roma mampu dimanfaatkan dengan baik dan berujung gol penentu. Setelah itu, tekanan Roma tak cukup untuk mengubah keadaan hingga peluit panjang dibunyikan.


AS Roma Tersingkir dari Coppa Italia Akibat Masalah Konsistensi

Tersingkirnya AS Roma dari Coppa Italia menegaskan bahwa masalah konsistensi masih menjadi pekerjaan rumah besar. Di atas kertas, kualitas skuad Roma tidak kalah. Namun dalam laga krusial, detail kecil justru menjadi pembeda.

Menurut ulasan livebola88, Roma kerap tampil baik secara permainan, tetapi gagal mematikan pertandingan. Kurangnya variasi serangan dan ketergantungan pada beberapa pemain inti membuat permainan mudah dibaca lawan.


Reaksi Tim dan Suporter Setelah Kekalahan

Pelatih Roma tak menutupi kekecewaannya usai laga. Ia menyebut hasil ini sebagai kegagalan kolektif, bukan kesalahan satu atau dua pemain saja. Para pemain pun menyampaikan permintaan maaf kepada suporter yang berharap lebih di Coppa Italia.

Bagi fans, kekalahan ini terasa pahit, namun masih ada harapan agar Roma bangkit di kompetisi lain.


livebola88: Fokus Baru AS Roma Usai Gugur

Dengan Coppa Italia sudah terlepas, fokus AS Roma kini beralih sepenuhnya ke Serie A dan kompetisi Eropa. Konsistensi poin dan stabilitas performa menjadi target utama agar musim ini tidak berakhir tanpa pencapaian berarti.

Bagi penggemar yang ingin mengikuti perkembangan Roma dan klub Eropa lainnya, livebola88 terus menghadirkan update, analisis, dan berita terbaru secara rutin.

Sultan Bola: Gol Telat Nkunku Selamatkan AC Milan dari Kekalahan di Markas Fiorentina

Sultan Bola kembali menghadirkan rangkuman lengkap pertandingan Serie A Italia yang sarat drama. AC Milan harus menunggu hingga menit-menit akhir untuk menghindari kekalahan saat bertandang ke markas Fiorentina. Gol telat yang dicetak Christopher Nkunku memastikan laga berakhir imbang 1-1 dan membuat Rossoneri membawa pulang satu poin berharga dari Stadio Artemio Franchi.

Hasil ini menjadi sorotan karena AC Milan sempat berada di ambang kekalahan sebelum Nkunku muncul sebagai penyelamat di saat krusial.

Sultan Bola Mengulas Jalannya Laga Babak Pertama

Sejak awal pertandingan, AC Milan mencoba mengambil inisiatif permainan dengan penguasaan bola yang lebih dominan. Kombinasi lini tengah yang digalang oleh gelandang utama Rossoneri beberapa kali membuka ruang di lini pertahanan Fiorentina.

Meski demikian, rapatnya barisan belakang tuan rumah membuat Milan kesulitan menciptakan peluang bersih. Di sisi lain, Fiorentina bermain lebih pragmatis dan mengandalkan serangan balik cepat. Hingga jeda turun minum, kedua tim belum mampu memecah kebuntuan dan skor tetap 0-0.

Fiorentina Unggul Lebih Dulu di Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Fiorentina tampil lebih berani dan agresif. Tekanan mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-66 melalui situasi bola mati. Berawal dari sepak pojok, Pietro Comuzzo sukses memanfaatkan kelengahan lini belakang AC Milan dan mencetak gol pembuka untuk tim tuan rumah.

Gol tersebut mengubah jalannya pertandingan. Fiorentina tampil semakin percaya diri, sementara AC Milan dipaksa bermain lebih terbuka untuk mengejar ketertinggalan.

Gol Christopher Nkunku Jadi Penyelamat AC Milan

Ketika pertandingan tampak akan berakhir dengan kemenangan Fiorentina, AC Milan menunjukkan mental juara. Christopher Nkunku, yang masuk sebagai pemain pengganti, menjadi pembeda. Memanfaatkan celah di lini pertahanan lawan, Nkunku melepaskan tembakan keras di menit akhir yang tak mampu dihentikan kiper Fiorentina.

Gol tersebut langsung mengubah skor menjadi 1-1 dan menyelamatkan AC Milan dari kekalahan di laga tandang yang sulit.

Dampak Hasil Imbang bagi AC Milan di Serie A

Tambahan satu poin memang belum cukup untuk membuat AC Milan naik signifikan di klasemen, namun hasil ini sangat penting untuk menjaga momentum mereka di papan atas Serie A. Sementara itu, Fiorentina harus kembali mengevaluasi performa karena gagal mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir.

Hasil imbang ini juga menunjukkan betapa ketatnya persaingan Liga Italia musim ini, di mana satu kesalahan kecil bisa berakibat fatal.

Kesimpulan Versi Sultan Bola

Pertandingan Fiorentina vs AC Milan menjadi bukti bahwa sepak bola Italia selalu menghadirkan drama hingga menit terakhir. Gol telat Christopher Nkunku bukan hanya menyelamatkan satu poin, tetapi juga menegaskan karakter AC Milan sebagai tim yang sulit menyerah.

Pantau terus berita dan analisis sepak bola terbaru hanya di Sultan Bola, sumber informasi terpercaya untuk pecinta sepak bola nasional dan internasional.

Rossoneri Ditahan di Artemio Franchi, Fiorentina vs AC Milan Berakhir 1-1 | sultanbola

Pertandingan sengit tersaji saat Fiorentina menjamu AC Milan pada lanjutan Serie A 2025/2026. Dalam duel yang berlangsung di Stadio Artemio Franchi, Firenze, Minggu (11/1/2026), Rossoneri harus puas berbagi angka usai ditahan imbang 1-1. Hasil ini langsung menjadi sorotan pembaca Sultanbola, portal yang menyajikan update sepak bola secara cepat dan akurat.


sultanbola: Jalannya Pertandingan Fiorentina vs AC Milan

Sejak menit awal, kedua tim tampil dengan intensitas tinggi. Fiorentina memanfaatkan dukungan publik tuan rumah untuk menekan lebih dulu, sementara AC Milan mencoba bermain sabar dengan penguasaan bola dan build-up dari lini tengah.

Meski peluang sempat tercipta di babak pertama, rapatnya pertahanan kedua tim membuat skor tetap bertahan 0-0 hingga turun minum.


Gol Fiorentina Mengubah Atmosfer Artemio Franchi

Memasuki babak kedua, Fiorentina akhirnya memecah kebuntuan. Gol pembuka lahir dari situasi bola mati yang dieksekusi dengan presisi, memanfaatkan kelengahan lini belakang AC Milan. Stadion Artemio Franchi pun bergemuruh menyambut keunggulan tim tuan rumah.

Setelah unggul, Fiorentina tampil lebih percaya diri dan beberapa kali merepotkan barisan pertahanan Rossoneri.


AC Milan Bangkit, Rossoneri Hindari Kekalahan

AC Milan tidak tinggal diam. Tekanan perlahan meningkat seiring waktu berjalan. Usaha keras tersebut akhirnya terbayar di menit-menit akhir pertandingan ketika Rossoneri berhasil mencetak gol penyeimbang melalui penyelesaian akhir yang tenang dan terukur.

Gol tersebut menjadi penentu hasil akhir sekaligus menyelamatkan AC Milan dari kekalahan di laga tandang yang sulit ini.


sultanbola Soroti Dampak Hasil Imbang bagi Kedua Tim

Tambahan satu poin membuat AC Milan tetap berada di jalur persaingan papan atas Serie A, meski gagal membawa pulang kemenangan. Di sisi lain, Fiorentina menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing dengan tim besar dan tampil solid di hadapan pendukung sendiri.

Bagi pencinta Liga Italia yang ingin mengikuti analisis lanjutan, statistik lengkap, serta update klasemen terbaru, Sultanbola menjadi rujukan utama.


Pertandingan Fiorentina vs AC Milan

Hasil imbang 1-1 di Artemio Franchi mencerminkan jalannya pertandingan yang seimbang. Fiorentina tampil disiplin dan efektif, sementara AC Milan menunjukkan mental kuat dengan gol penyeimbang di penghujung laga. Kedua tim kini bersiap menghadapi tantangan berikutnya di Serie A 2025/2026.

Inter Milan Kokoh di Puncak Klasemen Serie A

Sultanbola – Inter Milan semakin menegaskan posisinya di puncak klasemen Serie A setelah meraih kemenangan penting di markas Parma. Dalam laga yang berlangsung pada Kamis (8/1/2026) dini hari WIB, Nerazzurri sukses membawa pulang tiga poin usai menang 2-0 melalui gol Federico Dimarco di babak pertama dan Marcus Thuram pada paruh kedua.

Kemenangan ini menjadi respons positif Inter atas hasil imbang 2-2 yang sebelumnya diraih Napoli saat bertandang ke markas Hellas Verona. Tambahan tiga poin membuat Inter kini memimpin klasemen sementara Serie A dengan koleksi 42 poin, unggul empat angka dari AC Milan dan Napoli yang membuntuti di posisi berikutnya.

Penampilan Efektif di Kandang Lawan

Meski bermain di kandang Parma, Inter tampil disiplin dan efektif. Mereka mampu mengendalikan jalannya pertandingan lewat penguasaan bola yang terorganisir dan transisi cepat dari lini tengah ke lini depan. Gol pembuka Federico Dimarco tercipta melalui skema serangan rapi yang memanfaatkan ruang di sisi pertahanan lawan.

Memasuki babak kedua, Inter tidak mengendurkan tekanan. Marcus Thuram kemudian memastikan kemenangan lewat penyelesaian klinis yang membuat Parma kesulitan untuk bangkit.

Chivu Tetap Waspada

Meski kini berada di puncak klasemen dengan selisih poin yang cukup menjanjikan, pelatih Inter, Cristian Chivu, menegaskan bahwa timnya belum berada di posisi aman. Menurutnya, ketatnya persaingan Serie A musim ini menuntut konsistensi tinggi di setiap pertandingan.

Chivu menilai bahwa satu hasil negatif saja bisa mengubah peta persaingan, mengingat kualitas tim-tim papan atas yang relatif merata.

Fokus Jaga Konsistensi

Inter kini mengalihkan fokus ke laga-laga berikutnya dengan tekad menjaga performa positif. Kemenangan atas Parma menjadi modal berharga dalam perjalanan panjang menuju akhir musim.

Dengan performa solid dan mentalitas kuat, Inter Milan menunjukkan bahwa mereka layak diperhitungkan sebagai kandidat kuat peraih Scudetto, meski tantangan berat masih menanti di sisa kompetisi Serie A musim ini.

Napoli Gagal Merebut Puncak Klasemen Serie A Usai Ditahan Imbang Hellas Verona 2-2 di Kandang

Sultanbola – Napoli harus menunda ambisinya untuk merebut puncak klasemen Serie A setelah hanya mampu bermain imbang 2-2 saat menjamu Hellas Verona. Bermain di Stadion Diego Armando Maradona pada laga giornata ke-19 Liga Italia, Kamis (8/1/2026) dini hari WIB, Partenopei gagal memaksimalkan keuntungan bermain di kandang sendiri.

Hasil ini terasa pahit bagi Napoli yang tampil dominan sepanjang pertandingan, namun beberapa momen krusial membuat mereka gagal mengamankan tiga poin penuh.

Babak Pertama Berjalan Sengit

Sejak peluit awal dibunyikan, Napoli langsung mengambil inisiatif serangan. Tekanan intens dari lini depan membuat Hellas Verona lebih banyak bertahan dan mengandalkan serangan balik cepat.

Napoli akhirnya membuka keunggulan lebih dulu melalui skema serangan rapi dari sisi sayap. Namun keunggulan tersebut tak bertahan lama. Verona mampu menyamakan kedudukan lewat serangan balik efektif yang mengejutkan lini belakang tuan rumah.

Jelang turun minum, tempo pertandingan semakin meningkat. Kedua tim saling jual beli serangan hingga babak pertama ditutup dengan skor imbang.

Gol Hojlund Dianulir, Napoli Kehilangan Momentum

Memasuki babak kedua, Napoli kembali menekan dengan intensitas tinggi. Rasmus Hojlund sempat membawa publik Stadion Diego Armando Maradona bersorak setelah mencetak gol dari jarak dekat. Namun kegembiraan itu sirna usai wasit menganulir gol tersebut karena pelanggaran dalam proses terjadinya gol.

Keputusan tersebut menjadi titik balik pertandingan. Napoli terlihat sedikit kehilangan momentum, sementara Hellas Verona justru tampil lebih percaya diri.

Drama Hingga Menit Akhir

Meski demikian, Napoli tetap berhasil mencetak gol tambahan untuk kembali unggul. Sayangnya, konsentrasi lini pertahanan kembali goyah di menit-menit krusial. Verona memanfaatkan kelengahan tersebut untuk mencetak gol penyama kedudukan dan memastikan skor 2-2 bertahan hingga laga usai.

Upaya Napoli untuk mencetak gol kemenangan di sisa waktu pertandingan tak membuahkan hasil meski terus menggempur pertahanan tim tamu.

Gagal Naik ke Puncak Klasemen

Hasil imbang ini membuat Napoli gagal menggeser rivalnya di puncak klasemen Serie A. Tambahan satu poin belum cukup untuk membawa Partenopei ke posisi teratas, meski mereka masih berada dalam persaingan ketat perburuan gelar.

Sementara itu, Hellas Verona patut berbangga dengan hasil positif ini. Mencuri satu poin dari markas Napoli menjadi modal penting bagi Verona untuk memperbaiki posisi mereka di papan klasemen.

Napoli kini harus segera berbenah dan fokus menatap laga berikutnya jika ingin kembali menjaga peluang dalam perburuan Scudetto musim ini.