Emil Audero Dilempar Flare Suporter Inter, Kemenangan Nerazzurri Tercoreng Insiden Memalukan
Insiden Emil Audero Dilempar Flare di Laga Inter vs Cremonese
Sultanbola – Kemenangan Inter Milan atas Cremonese pada lanjutan Liga Italia berubah menjadi sorotan negatif setelah Emil Audero dilempar flare oleh suporter Inter sendiri. Insiden tersebut terjadi dalam pertandingan yang digelar di Stadio Giovanni Zini, Minggu (1/2/2026), dan sempat menghentikan jalannya laga.
Inter Milan sukses membawa pulang tiga poin usai menang 2-0 atas Cremonese. Gol-gol Nerazzurri dicetak oleh Lautaro Martinez dan Piotr Zielinski, yang tampil efektif dalam mengunci kemenangan tim tamu. Sayangnya, hasil positif itu ternodai oleh tindakan tak terpuji dari oknum pendukung Inter.
Kronologi Emil Audero Dilempar Flare oleh Suporter Inter
Menurut Livebola88 Saat pertandingan berlangsung dan Inter berada dalam posisi unggul, sebuah flare tiba-tiba dilempar dari tribun suporter Inter ke arah area penjaga gawang. Emil Audero, yang tengah fokus mengawal gawang, menjadi korban dari aksi berbahaya tersebut.
Percikan api dari flare mengenai area dekat Audero dan menyebabkan sang kiper mengalami cedera ringan. Wasit sempat menghentikan pertandingan untuk memastikan kondisi pemain serta keamanan di lapangan. Beruntung, Audero masih dapat melanjutkan laga setelah mendapatkan perawatan.
Reaksi Emil Audero: Tenang dan Profesional
Meski menjadi korban, Emil Audero menunjukkan sikap yang patut diapresiasi. Ia tidak bereaksi berlebihan dan tetap menjaga profesionalisme sebagai pemain. Sikap tenang Audero mendapat banyak pujian, terutama dari publik sepak bola yang menilai ia mampu mengendalikan situasi sulit dengan kepala dingin.
Bagi Audero, insiden ini jelas bukan hal yang mudah. Namun, ia memilih tetap fokus membantu timnya menyelesaikan pertandingan hingga peluit akhir dibunyikan.
Giuseppe Marotta Mengecam Aksi Suporter Inter
Bos Inter Milan, Giuseppe Marotta, secara tegas mengecam aksi pelemparan flare tersebut. Ia menilai tindakan oknum suporter itu sangat merugikan klub dan tidak mencerminkan nilai-nilai Inter Milan.
Marotta menegaskan bahwa dukungan suporter seharusnya diberikan secara positif, bukan dengan cara membahayakan pemain. Ia juga meminta agar pihak berwenang mengusut pelaku pelemparan flare dan memberikan sanksi tegas sebagai efek jera.
Dampak Insiden Emil Audero Dilempar Flare bagi Inter Milan
Aksi pelemparan flare bukan hanya mencederai pemain, tetapi juga berpotensi membawa dampak serius bagi klub. Inter Milan terancam sanksi dari otoritas Liga Italia, mulai dari denda hingga pembatasan kehadiran suporter di laga tandang.
Lebih dari itu, citra Inter sebagai klub besar Italia ikut tercoreng akibat ulah segelintir oknum. Insiden ini kembali menegaskan pentingnya pengamanan stadion dan edukasi suporter agar sepak bola tetap menjadi tontonan yang aman dan nyaman.
Penutup: Sepak Bola Butuh Dukungan, Bukan Kekerasan
Kemenangan Inter Milan atas Cremonese seharusnya menjadi bahan evaluasi positif bagi tim. Namun, insiden Emil Audero dilempar flare oleh suporter Inter justru menjadi pengingat bahwa fanatisme tanpa batas dapat merusak esensi sepak bola itu sendiri.
Ke depan, semua pihak—klub, suporter, dan otoritas liga—harus bersama-sama menjaga agar lapangan hijau tetap menjadi tempat adu kualitas, bukan arena tindakan berbahaya yang mencederai pemain.

